<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3025408429346280692</id><updated>2011-11-12T17:23:43.066-08:00</updated><title type='text'>PKS PACIRAN</title><subtitle type='html'>BERSIH - PEDULI- PROFESIONAL</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pks-paciran.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-paciran.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>abananda//an.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02022451659149199879</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>10</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3025408429346280692.post-4328280732360032794</id><published>2008-05-01T04:40:00.000-07:00</published><updated>2008-05-01T04:51:30.565-07:00</updated><title type='text'>Partai adalah Jamaah, Jamaah adalah Partai</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;      Partai adalah Jamaah, Jamaah adalah Partai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;        &lt;/h3&gt;                   &lt;p&gt;       &lt;/p&gt;Partai Keadilan Sejahtera adalah sebuah partai Islam di Indonesia yang dikenal dengan jargonnya 'al-hizbu huwal-jama'ah wal-jama'ah hiyal hizb', partai adalah jamaah dan jamaah adalah partai. Dengan jargon ini PKS berusaha memasukkan nilai-nilai dakwah yang bersih dan membersihkan ke dalam wilayah politik dan pengelolaan negara yang selama ini dikenal dengan ungkapan "politik itu kotor".&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ungkapan ini menunjukkan betapa wajah politik dan pengelolaan negara di negeri kita sudah sangat coreng-moreng dengan arang kekotoran seperti suap, korupsi, kolusi, nepotisme dll. Mulai dari mengurus segala macam perizinan seperti SIM, IMB, paspor dll, penerimaan pegawai negeri, hingga proses hukum di pengadilan tak lepas dari suap dan KKN, dan hal ini adalah biasa. Seolah-olah ungkapan "politik itu kotor" telah menjadi justifikasi bagi para koruptor dan penyalah guna kekuasaan untuk terus berbuat curang dan menghalalkan segala cara. Hal ini tidak dapat dan tidak perlu kita pungkiri sebagai sebuah kenyataan pahit yang harus segera dibenahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa politik dan pengelolaan di negeri kita menjadi kotor dan berantakan? Mengurus segala macam keperluan harus pakai uang pelicin, ekonomi pun menjadi berbiaya tinggi, harga barang melambung dan akhirnya hidup rakyat menjadi susah. Apakah selama ini mereka yang mengurus negara kurang berpendidikan? Tentu tidak. Mereka, para elite politik dan pemerintahan kita, adalah kaum terpelajar yang merupakan putera-putera terbaik pilihan bangsa. Pakar di bidangnya masing-masing dan tentu saja menguasai permasalahan yang ditangani. Lalu mengapa negara kita terpuruk menjadi salah satu negara paling korup dan miskin di dunia? Jawabannya adalah moral para pelaku politik dan pengelola negara kita yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu dan kepakaran setinggi langit menjadi gila tak terkendali manakala moral yang mengawalnya bobrok. Lembaga legislatif pembuat hukum dan undang-undang berkongkalikong dengan lembaga eksekutif pelaksana pemerintahan dan lembaga yudikatif yang mengawasinya, serta konglomerat pemakan uang rakyat. Sehingga terciptalah konserto dosa politik, kekuasaan dan harta yang dimainkan dengan tak tahu malu selama berpuluh-puluh tahun. Kita bisa melihat hasilnya sekarang, negeri subur makmur yang seharusnya gemah ripah loh jinawi, ternyata sebagian besar rakyatnya masih hidup miskin dan tak mampu bahkan untuk mencukupi secara layak kebutuhan dasar hidupnya, beras, pakaian, pendidikan, BBM dan rumah tinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, maka PKS sebagai partai yang berkomitmen untuk mengemban amanat rakyat untuk memperbaiki taraf hidup mereka, mencoba membawa pesan-pesan dakwah untuk memperbaiki moral para elite politik dan pengelola negara. Jargon partai adalah jamaah dan jamaah adalah partai mencoba menghilangkan dikotomi antara politik dan dakwah yang selama ini terkesan begitu kuat. Dikotomi ini telah mendudukkan dakwah di sudut-sudut masjid yang bersih dan suci, sementara politik yang kotor dilepaskan di pasar-pasar, di jalan-jalan, di lembaga-lembaga politik dan pemerintahan. Sehingga tak heran kalau kondisi negara kita menjadi carut-marut seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kini PKS dengan jargon "partai adalah jamaah dan jamaah adalah partai", mencoba mengikat kembali kuda binal politik ini dengan tali kekang dakwah dan moral yang kuat. Sehingga yang akan muncul di pasar-pasar, di jalan-jalan, di lembaga-lembaga politik dan pemerintahan, tidak lagi para pedagang, politikus dan pegawai yang curang dan korup, melainkan mereka yang bermoral, santun, bersih dan memikirkan kepentingan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi tentu saja moral yang baik saja tanpa ilmu yang mencukupi akan kehilangan arah, tidak tahu harus kemana. Karena itu seiring dengan pembinaan moral yang baik, PKS juga seharusnya melakukan pendidikan keilmuan yang sesuai dan mencukupi bagi para kadernya yang akan duduk di lembaga-lembaga DPR dan pemerintahan. Jangan sampai karena kurangnya ilmu yang sesuai yang mereka miliki, kebaikan moral para kader PKS di lembaga-lembaga tersebut menjadi santapan empuk para serigala politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah jargon PKS "partai adalah jamaah dan jamaah adalah partai" adalah sesuatu yang diperlukan untuk memperbaiki kondisi negeri kita saat ini. Kader-kader PKS yang telah mempunyai modal dasar moral yang baik, selanjutnya perlu diseimbangkan dengan ilmu yang sesuai dengan bidang-bidang yang akan mereka masuki. Hal ini akan menjadi cara yang ampuh dan efektif untuk membersihkan dan memperbaiki kondisi politik dan pengelolaan negara kita. Sehingga Insyaalloh akan tiba masanya di masa depan kita mendengar ungkapan "politik itu bersih". (pww)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3025408429346280692-4328280732360032794?l=pks-paciran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-paciran.blogspot.com/feeds/4328280732360032794/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3025408429346280692&amp;postID=4328280732360032794&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default/4328280732360032794'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default/4328280732360032794'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-paciran.blogspot.com/2008/05/partai-adalah-jamaah-jamaah-adalah.html' title='Partai adalah Jamaah, Jamaah adalah Partai'/><author><name>abananda//an.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02022451659149199879</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3025408429346280692.post-338690765390005745</id><published>2008-04-23T22:11:00.000-07:00</published><updated>2008-04-23T22:30:54.737-07:00</updated><title type='text'>FRAKSI PKS; SEKITAR ISU GRATIFIKASI</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Penjelasan Fraksi PKS DPR RI Sekitar Isu Gratifikasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari belakangan marak sekali pemberitaan di Media Massa baik cetak maupun elektronik terkait pengembalian dana gratifikasi oleh Anggota Fraksi PKS. Pemberitaan tersebut memicu reaksi pro dan kontra dari berbagai kalangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Untuk itu Fraksi PKS merasa perlu memberikan klarifikasi agar semua pihak memiliki kejelasan informasi akan pemberitaan tersebut dan memiliki pijakan dalam menilai proses hukum maupun dinamika politik yang terjadi berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Undang-Undang No 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi dalam Pasal 12 B ayat 1 menyebutkan bahwa Setiap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dianggap pemberian suap, apabila berhubungan dengan jabatannya dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya, dengan ketentuan sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. yang nilainya Rp 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) atau lebih, pembuktian bahwa gratifikasi tersebut bukan merupakan suap dilakukan oleh penerima gratifikasi;&lt;br /&gt;b. yang nilainya kurang dari Rp 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah), pembuktian bahwa gratifikasi tersebut suap dilakukan oleh penuntut umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Selanjutnya Pasal 12 C Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 B ayat (1) tidak berlaku, jika penerima melaporkan gratifikasi yang diterimanya kepada Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dalam uraian ayat selanjutnya disampaikan bahwa gratifikasi wajib dilaporkan paling lambat 30 hari kerja setelah diterima. Setelah itu KPK akan menetapkan apakah gratifikasi tersebut menjadi milik negara atau tidak bernilai suap sehingga bisa menjadi milik penerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Berdasarkan ketentuan undang-undang di atas, Fraksi PKS secara konsisten mewajibkan setiap anggotanya untuk melaporkan setiap hadiah baik berupa uang maupun benda lainnya yang diberikan dalam rangkaian tugas kedewanan kepada KPK. Sebelum melapor ke KPK anggota yang bersangkutan dihimbau untuk melakukan koordinasi dengan Fraksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kordinasi yang dilakukan oleh Fraksi PKS sejatinya merupakan bentuk tugas dan kewajiban Fraksi sebagaimana yang termaktub dalam tata tertib DPR untuk melakukan optimalisasi dan keefektifan tugas, wewenang serta hak dan kewajiban DPR itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Bahwa kewajiban Anggota merujuk pada Undang-Undang nomor 20 Tahun 2001 tersebut adalah melaporkan setiap gratifikasi yang diterima kepada KPK, bukan mengungkapkan siapa yang memberikan gratifikasi tersebut apalagi ke publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Sikap tersebut diambil agar tidak terkesan pelaporan yang dilakukan oleh Fraksi PKS memiliki motif tertentu yang lebih bersifat politis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Dalam proses penyelidikan lebih lanjut, KPK akan membutuhkan informasi mengenai identitas pemberi gratifikasi. Dalam hal ini, setiap Anggota Fraksi PKS akan bekerjasama dengan memberikan keterangan sejelas-jelasnya perihal pemberi gratifikasi tersebut sebaik-baiknya sejauh terhadap hal-hal yang secara nyata didengar, dilihat maupun diketahui secara langsung oleh Anggota Fraksi PKS (pelapor gratifikasi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Bahwa laporan gratifikasi yang diberikan oleh Anggota Fraksi PKS kepada KPK, sudah puluhan kali dilakukan dan telah berlangsung jauh hari sebelum kasus dugaan gratifikasi yang menimpa Sdr. Al Amin Nasution diuangkap oleh KPK maupun media massa, dan kasus tersebut tidak ada hubungannya secara langsung dengan upaya-upaya yang dilakukan oleh Anggota-Anggota Fraksi PKS untuk melaporkan gratifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Kalaupun saat ini terkesan di media massa bahwa Fraksi PKS tidak mau membuka data-data yang diketahuinya maka perlu Kami tegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Baik secara nurani maupun kewajiban hukum PKS siap membantu aparat penegak hukum khususnya KPK untuk kelancaran proses penyelidikan maupun penyidikan kasus-kasus korupsi. Namun PKS juga sadar tidak mungkin memberikan keterangan tanpa data maupun hal-hal yang secara pasti diketahuinya demi menghormati proses hukum yang sedang berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Demikian penjelasan Fraksi PKS ini Kami sampaikan agar dapat kiranya dipahami dan menjadi penguat komitmen Kita semua segenap bangsa Indonesia, untuk bersama-sama memperjuangkan Indonesia yang lebih baik dan leibh bermartabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                           Jakarta, 22 April 2008&lt;br /&gt;                                                               Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS)DPR RI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                                   Ketua,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                                    ttd,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                          Drs. Mahfudz Siddiq, M.Si&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3025408429346280692-338690765390005745?l=pks-paciran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-paciran.blogspot.com/feeds/338690765390005745/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3025408429346280692&amp;postID=338690765390005745&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default/338690765390005745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default/338690765390005745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-paciran.blogspot.com/2008/04/fraksi-pks-sekitar-isu-gratifikasi.html' title='FRAKSI PKS; SEKITAR ISU GRATIFIKASI'/><author><name>abananda//an.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02022451659149199879</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3025408429346280692.post-693732924368543764</id><published>2008-04-23T07:53:00.000-07:00</published><updated>2008-04-23T07:56:47.176-07:00</updated><title type='text'>Pidato Presiden PKS</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Pidato Presiden PKS Tifatul Sembiring Dalam Launching Buku Falsafah Perjuangan PKS&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Jadi tidak ada hidden agenda di dalam PKS. Kalau ada yang bertanya “Pak Tifatul apakah PKS punya hidden agenda?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: arial;"&gt; jawabnya; “Hidden agendanya sudah dimunculkan di dalam buku itu”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Assalamu’alaikum Wr.Wb.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Saya sering mendapat pertanyaan, kalau PKS berkuasa bagaimana sikap kita terhadap konstitusi negara, bagaimana sikap kita terhadap pemeluk agama lain, terhadap kalangan minoritas atau masyarakat keturunan. Bagaimana sikap PKS terhadap iklim usaha, apakah PKS ini merupakan suatu partai yang bisnis friendly.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Bagaimana attitud PKS terhadap banyak hal ditunggu. Sikap kita terhadap banyak hal terutama masalah-masalah mendasar tentang negara ini banyak ditunggu, terutama sejak PKS menang di pilgub Jawa Barat dan Sumatera Utara. Saya tidak melihat pertanyaan-pertanyaan ini ditujukan pada partai-partai lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Buku ini berisi platform kebijakan pembangunan PKS, falsafah dasar perjuangan dan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Ini baru garis besar. Kalaupun banyak bertanya mengapa ini tidak detil, justru di birokrasi dan pemerintahan perlu difikirkan, bila Allah SWT mentakdirkan PKS berkuasa di negeri ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Jadi dari sejak awalnya yaitu Partai Keadilan, dari segi namanya itu berasal dari suatu ayat dalam Al-Qur’an, yaitu berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat dengan taqwa. Keadilan itu erat kaitannya dengan Habbluminallah. Sedangkan sejahtera merupakan tujuan dari seluruh manusia yaitu untuk mencapai hidup yang sejahterah-Habblumminannas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Jadi keadilan sejahtera adalah gabungan Habbluminallah dan Habblumminannas. Allah juga berfirman “Mereka akan ditimpakan kehinaan dimana saja mereka berada, kecuali yang Habbluminallah dan Habblumminannas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Nilai-nilai idiologi keadilan tersebut, kemudian kami upayakan mempelajari, mendalami dan menginternalisasikannya. Bagaimana kita melakukan idiologisasi terhadap idiologi keadilan itu, sehingga dia bisa dijadikan sebagai objektifikasi supaya implementatif nanti. Jangan sampai nilai keadilan itu hanya dalam tataran filosofi saja, tapi tataran implementatifnya seperti apa. Oleh karena itulah dibuat buku ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Jadi tidak ada hidden agenda di dalam PKS. Kalau ada yang bertanya “Pak Tifatul apakah PKS punya hidden agenda?” jawabnya “Hidden agendanya sudah dimunculkan di dalam buku itu”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Inilah latar belakang sejarah berdirinya PKS yang dulu bernama Partai Keadilan, dan latar belakang pandangan-pandangan PKS terhadap berbagai hal terkait dengan penyelenggaraan negara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Jadi, intinya sekali lagi adalah bahwa PKS sebagai partai dakwah ingin melakukan suatu Islah di negeri ini. Islah maknanya adalah reformasi. Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Sebab Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sebelum kaum itu merubah nasib diri mereka sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Dalam diskusi nanti akan dibahas visi PKS, yang kita rumuskan dalam bentuk cita-cita PKS, yaitu terciptanya masyarakat Indonesia yang madani, berperadaban, manusia yang adil, sejahtera dan bermartabat. Untuk mewujudkan cita-cita itu, PKS mempersiapkan SDM dan mencari SDM yang bersifat bersih, peduli dan profesional. Bersih berarti kesolehan secara pribadi, peduli bermakna kesolehan secara sosial dan Profesional berarti memiliki kompetensi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Dalam falsafah perjuangan PKS tentang politik, adalah berjuang melalui ranah demokrasi. Tentu juga banyak pertanyaan orang, bagaimana warna demokrasi PKS. Saya katakan, ya, kita diwarnai oleh Islam, sebagaimana demokrasi di negara-negara lain, baik itu di Amerika atau di Jerman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Di Amerika memang demokrasi liberal, tapi demokrasi di Amerika diwarnai oleh Judio Christian. Demokrasi di Jerman di warnai dengan sosialis, mereka menamakan diri demokrasi atau pasar sosialis. Dan biasa, demokrasi di suatu negara atau daerah diwarnai oleh budaya atau idiologi daerah setempat. Dan di Indonesia ini, karena hampir seluruh penduduknya adalah Islam, bisa saja demokrasi itu diwarnai oleh Islam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Oleh karena itu, PKS benar bermoral Islam, namun kita tetap diwarnai oleh nilai-nilai Islam yang universal, yaitu moralitas, pluralitas, kebinekaan, taat beragama dan kita menginginkan pemeluk agama lain juga taat beragama. Karena kalau seseorang taat beragama, tentu akan ada kontrol moral dalam dirinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Wassalamu’alaikum Wr.Wb.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Disampaikan dalam diskusi Platform PKS di Hotel Bidakarsa Jakarta Selatan, Ahad 20 April 2008.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3025408429346280692-693732924368543764?l=pks-paciran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-paciran.blogspot.com/feeds/693732924368543764/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3025408429346280692&amp;postID=693732924368543764&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default/693732924368543764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default/693732924368543764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-paciran.blogspot.com/2008/04/pidato-presiden-pks.html' title='Pidato Presiden PKS'/><author><name>abananda//an.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02022451659149199879</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3025408429346280692.post-2344021979984435397</id><published>2008-04-22T21:05:00.000-07:00</published><updated>2008-04-22T19:28:49.177-07:00</updated><title type='text'>TUHAN SEMBILAN CENTI</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;  &lt;div style="font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div style="text-align: center; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tuhan Sembilan Senti&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Oleh Taufiq Ismail&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Di sawah petani merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di pabrik pekerja merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di kantor pegawai merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di kabinet menteri merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di reses parlemen anggota DPR merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;hansip-bintara- perwira nongkrong merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di perkebunan pemetik buah kopi merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di perahu nelayan penjaring ikan merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu- na'im&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;sangat ramah bagi perokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di ruang kepala sekolah ada guru merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di kampus mahasiswa merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di ruang kuliah dosen merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di rapat POMG orang tua murid merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;apakah ada buku tuntunan cara merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Di angkot Kijang penumpang merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;orang bertanding merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di loket penjualan karcis orang merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di kereta api penuh sesak orang festival merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di andong Yogya kusirnya merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Negeri kita ini sungguh nirwana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;kayangan para dewa-dewa bagi perokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;tapi tempat cobaan sangat berat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;bagi orang yang tak merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;diam-diam menguasai kita,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Di pasar orang merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di warung Tegal pengunjung merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di restoran di toko buku orang merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di kafe di diskotik para pengunjung merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Bercakap-cakap kita jarak setengah meter&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;tak tertahankan asap rokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;menderita di kamar tidur&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;ketika melayani para suami yang bau mulut&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;dan hidungnya mirip asbak rokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;saling menularkan HIV-AIDS sesamanya,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;tapi kita tidak ketularan penyakitnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;kita ketularan penyakitnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Nikotin lebih jahat penularannya ketimbang HIV-AIDS,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;paling subur di dunia,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Bisa ketularan kena,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di apotik yang antri obat juga merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di ruang tunggu dokter, pasien merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;dan ada juga dokter-dokter merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Istirahat main tenis orang merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di pinggir lapangan voli orang merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;menyandang raket badminton orang sambil merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;panitia pertandingan balap mobil,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;pertandingan bulutangkis,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;turnamen sepakbola mengemis-ngemis mencium kaki&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;sponsor perusahaan rokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Di kamar kecil 12 meter kubik,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;sambil 'ek-'ek orang goblok merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di dalam lift gedung 15 tingkat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;dengan tak acuh orang goblok merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;di ruang sidang ber-AC penuh,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;dengan cueknya, pakai dasi,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;orang-orang goblok merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na'im&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;sangat ramah bagi orang perokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;tapi tempat siksa kubur hidup-hidup&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;bagi orang yang tak merokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;diam-diam menguasai kita,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;duduk sejumlah ulama terhormat merujuk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Mereka ulama ahli 'hisap'.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Bukan ahli hisab ilmu falak,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;tapi ahli hisap rokok.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;terselip berhala-berhala kecil,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;sembilan senti panjangnya, putih warnanya,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;ke mana-mana dibawa dengan setia,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;tampak kebanyakan mereka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;memegang rokok dengan tangan kanan,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Inikah gerangan pertanda&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;yang terbanyak kelompok ashabul yamiin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Mamnu'ut tadkhiin, ya ustadz.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Haadzihi al ghurfati malii'atun bi mukayyafi al hawwa'i.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Kalau tak tahan,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Di luar itu sajalah merokok.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Laa taqtuluu anfusakum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Min fadhlik, ya ustadz.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;25 penyakit ada dalam khamr.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Khamr diharamkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Daging khinzir diharamkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Patutnya rokok diapakan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Wa yuharrimu 'alayhimul khabaaith.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Mohon ini direnungkan tenang-tenang,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;karena pada zaman Rasulullah dahulu,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;sudah ada alkohol, sudah ada babi,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;tapi belum ada rokok.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Jadi ini PR untuk para ulama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;jangan,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu, yaitu ujung rokok mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Kini mereka berfikir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Biarkan mereka berfikir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;dan ada yang mulai terbatuk-batuk,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Korban penyakit rokok lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;lebih gawat ketimbang bencana banjir,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;gempa bumi dan longsor,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;cuma setingkat di bawah korban narkoba,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Pada saat sajak ini dibacakan,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;jutaan jumlahnya,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;diiklankan dengan indah dan cerdasnya,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;tidak perlu ruku' dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;karena orang akan khusyuk dan fana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;dalam nikmat lewat upacara menyalakan api&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Rabbana,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3025408429346280692-2344021979984435397?l=pks-paciran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-paciran.blogspot.com/feeds/2344021979984435397/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3025408429346280692&amp;postID=2344021979984435397&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default/2344021979984435397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default/2344021979984435397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-paciran.blogspot.com/2008/04/tuhan-sembilan-senti-oleh-taufiq-ismail.html' title='TUHAN SEMBILAN CENTI'/><author><name>abananda//an.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02022451659149199879</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3025408429346280692.post-2963840020273389227</id><published>2008-04-22T18:55:00.001-07:00</published><updated>2008-04-22T18:58:15.252-07:00</updated><title type='text'>Hentikan Kekerasan Terhadap Wanita</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Hentikan Kekerasan Terhadap Perempuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 14.2pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Tingginya angka kekerasan terhadap perempuan Indonesia ditanggapi secara serius oleh bidang kewanitaan DPW PKS Jatim. “Kami harapkan muncul kebulatan tekad struktur kewanitaan PKS se-Jawa Timur untuk semaksimal mungkin turut berusaha menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan,” ujar Karuniawati, Ketua Bidang Kewanitaan PKS Jatim.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 14.2pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Menurutnya, kekerasan terhadap perempuan adalah setiap tindakan yang berakibat kesengsaraan atau penderitaan-penderitaan pada perempuan secara fisik, seksual atau psikologis, termasuk ancaman tindakan tertentu, pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang baik yang terjadi di depan umum atau dalam lingkungan kehidupan pribadi.”Kekerasan itu bisa berupa kekerasan fisik, kekerasan psikologi, kekerasan seksual maupun kekerasan ekonomi,” tandasnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 14.2pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Menurut Karuniawati, kekerasan terhadap perempuan dipengaruhi banyak faktor, terutama faktor kultur yang menganggap perempuan sebagai warga kelas dua sehingga bisa diperlakukan dengan seenaknya dan faktor ekonomi yang bisa berupa tidak memberi nafkah istri, membiarkan istri bekerja untuk dieksploitasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 14.2pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Oleh karena itu bidang kewanitaan PKS berupaya nyata untuk memperkecil angka kekerasan terhadap perempuan ini melalui wadah Pos Wanita Keadilan sebagai sarana untuk memberdayakan perempuan. “PWK, dengan gerakan 6 sadar yaitu sadar agama, pendidikan dan ketrampilan, kesehatan dan lingkungan, ekonomi keluarga, sosial-politik dan pangan serta gizi,” lanjut kader PKS yang biasa dipanggil Runi ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 14.2pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Karuniawati menambahkan, pemerintah juga turut bertanggung jawab dalam upaya pencegahan Kekerasan terhadap perempuan. Untuk itu pemerintah harus merumuskan kebijakan tentang penghapusan kekerasan terhadap perempuan. Persoalan kekerasan terhadap perempuan adalah persoalan serius dan harus menjadi kepedulian semua pihak. Pihaknya mencatat di Jawa Timur angka kekerasan terhadap perempuan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 14.2pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Pada tahun 1997 tercatat 50 kasus, 1998 dengan 60 kasus, dan tahun 1999 meningkat drastis hingga 99 kasus. Pada tahun 2000 tercatat 88 kasus perkosaan dimana Surabaya tercatat paling banyak dengan 21 kasus disusul Malang dengan 15 kasus. Angka-angka di atas, tambahnya, haruslah dilihat dalam konteks fenomena gunung es, di mana kasus yang tampak hanyalah sebagian kecil saja dari kejadian yang sebenarnya. “Apalagi angka-angka tersebut hanya didapatkan dari jumlah korban yang melaporkan kasusnya,” ujar Runi. (pks-jatim)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3025408429346280692-2963840020273389227?l=pks-paciran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-paciran.blogspot.com/feeds/2963840020273389227/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3025408429346280692&amp;postID=2963840020273389227&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default/2963840020273389227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default/2963840020273389227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-paciran.blogspot.com/2008/04/hentikan-kekerasan-terhadap-wanita.html' title='Hentikan Kekerasan Terhadap Wanita'/><author><name>abananda//an.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02022451659149199879</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3025408429346280692.post-8252518756894435940</id><published>2008-04-21T18:39:00.000-07:00</published><updated>2008-04-21T18:40:04.136-07:00</updated><title type='text'>BERDAKWAH DENGAN LEMAH LEMBUT</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;BERDAKWAH DENGAN LEMAH LEMBUT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah buku yang sangat menarik untuk dibaca dan tentu saja untuk dikaji. Buku itu berjudul &lt;i&gt;nahnu du’atun, la qudhaatun&lt;/i&gt;. Yang artinya, kita adalah para da’i, bukan tukang vonis (hakim). Buku ini sangat menarik jika dikaitkan dengan bagaimana menyampaikan dakwah kepada masyarakat. Dakwah memiliki sifat menyeru, mengajak dan adanya proses tawar menawar (selama tidak bertentangan dengan syariat). Dalam dakwah ada beberapa kaidah yang sering dipakai yaitu: ”Memberi berita gembira, bukan menakut-nakuti”. Dan memang yang menetapkan kaidah tersebut adalah baginda Rasulullah SAW, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim: “Dari Abu Musa r.a. ia berkata : ”Rasulullah saw. setiap kali mengutus seorang dari sahabatnya untuk suatu urusan, beliau bersabda, “ Berilah kabar gembira dan jangan membuat orang lari, permudah dan jangan mempersulit”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Oleh Karena itu, jika di dalam buku tersebut diceritakan bahwa ada sekelompok dai yang senang memvonis, jelas hal tersebut tidak sejalan dengan kaidah dakwah yang telah ditetapkan oleh Rasulullah saw. Bahkan di dalam Al-Qur’an dengan terang benderang telah dijelaskan kepada kita bahwa dengan pendekatan dakwah yang baik (billati hiya ahsan), seorang yang tadinya sangat memusuhi dakwah bisa berubah menjadi seakan-akan teman yang sangat dekat. “Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?”. Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. (QS. Fushshilat :33-34)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Dalam bukunya, syaikhul islam ibnu taimiyah merumuskan beberapa hal yang harus ada dalam dakwah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Ilmu, sebelum berdakwah ilmu harus dimiliki oleh seorang da’i. Baik itu ilmu tentang materi yang akan kita dakwahkan, ilmu tentang orang yang akan kita dakwahi (psikologinya, kondisinya) maupun ilmu tentang cara tepat dan terbaik dalam menyampaikan dakwah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Rifq (lemah lembut, tapi tidak lunak).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Sabar, setelah kita berdakwah, kita harus sabar dalam menerima hasil dari dakwah tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Layak juga kita renungkan ungkapan seorang da’i: “kemenangan dakwah adalah bukan dengan menghancurkan setiap batu bata dari sebuah bangunan. Akan tetapi, kemenangan dakhwah yang spektakuler adalah jika da’i itu mampu mengubah setiap batu bata dari bangunan menjadi batu bata dakwah”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Karena pada hakikatnya, umat yang menjadi obyek dakwah bukanlah umat yang kafir ( ummatun kafirahi ) melainkan umat yang muslim ( ummatun muslimah). Bahkan pada saat Nabi Musa as hendak mendakwahi fir’aun (yang nyata-nyata ingkar kepada Allah), dakwah tersebut dijalankan dengan penuh lemah lembut. sebagaimana tersurat didalam Al-Qur’an:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut.” (Q.S. Thaha:44).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;OLEH KARENA ITU DALAM MENDAKWAHI SESAMA, HARUSLAH LEMAH LEMBUT; JANGAN MAIN VONIS (MAIN HAKIM SENDIRI), MEMBUAT KERUSAKAN-KERUSAKAN BARU, JANGAN MEMBUAT ORANG LARI ATAU BAHKAN MEMBENCI DAN MEMUSUHI.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Dalam buku tarikh dikisahkan bahwa ada seorang wa’izh ( pemberi nasehat ) datang kepada khalifah harun al rasyid. Orang itu berkata dengan cara yang sangat kasar. Maka sang khalifah berkata : “ ingatlah bahwa aku tidak lebih buruk dari fir’aun dan engkau tidak lebih baik dari Musa as, sedangkan Allah telah memerintahkan Nabi Musa untuk berkata kepada fir’aun dengan cara yang lemah lembut”. Kemudian Harun Al Rasyid membaca surat thaha ayat 44 tersebut. Wa Allahu a’lam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Disaring dari buku Ruh Baru, Taujih Pergerakan Untuk Para Kader Dakwah karya Ust. Musyaffa Abdurrahim&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3025408429346280692-8252518756894435940?l=pks-paciran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-paciran.blogspot.com/feeds/8252518756894435940/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3025408429346280692&amp;postID=8252518756894435940&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default/8252518756894435940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default/8252518756894435940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-paciran.blogspot.com/2008/04/berdakwah-dengan-lemah-lembut.html' title='BERDAKWAH DENGAN LEMAH LEMBUT'/><author><name>abananda//an.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02022451659149199879</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3025408429346280692.post-2186146078251689220</id><published>2008-04-21T18:36:00.000-07:00</published><updated>2008-04-21T18:38:55.812-07:00</updated><title type='text'>KEMENANGAN POLITIK MERUPAKAN KEMENANGAN DAKWAH</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;KEMENANGAN POLITIK MERUPAKAN KEMENANGAN DAKWAH&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Adalah merupakan sunnatullah bahwa tahapan dakwah akan melalui medan politik (mihwar siyasi). Dimana dalam mihwar ini merupakan tahapan yang strategis untuk melakukan kemaslahatan bagi orang banyak, baik yang muslim maupun yang non muslim, sehingga Islam sebagai rahmatan lil alamin bukan sekedar angan-angan bagi umat manusia melainkan menjadi bukti nyata yang dapat dirasakan oleh seluruh alam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Untuk mencapai serta mewujudkan cita-cita yang besar ini tentunya diperlukan kerja yang sungguh-sungguh dan berkesinambungan (istimroriyah) yang dilakukan oleh kader-kader dakwah disegala bidang kehidupan manusia termasuk dalam bidang politik. Dimana telah kita ketahui bersama bahwa dakwah dalam bidang politik sungguh mempunyai nilai yang sangat strategis untuk melakukan perubahan yang mengarah kepada kebaikan kehidupan manusia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Kalangan pergerakan dakwah menyadari bahwa agar tercapainya cita-cita sosial politik manusia sangat tergantung sejauh mana ia mampu mewujudkan 2 (dua) hal, yaitu : Pertama, terwujudnya sebuah sistem tatanan politik yang baik (kemenangan politik); Kedua, terwujudnya keshalihan setiap warga (individu) atau syakhsiyatul Islamiyah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Mewujudkan sistem tatanan politik yang baik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Mengingat mihwar siyasi merupakan wilayah dakwah yang berresiko tinggi, maka Rasulullah SAW mensejajarkan nilai dakwah dalam wilayah ini dengan nilai syahadah (mati syahid) dalam satu peperangan di jalan Allah. Rasulullah SAW bersabda: " Sesungguhnya diantara jihad yang paling besar adalah kata-kata yang adil (benar) di hadapan penguasa yang dzalim. " -- " Penghulu para syuhada adalah Hamzah bin Abdul Muthalib dan orang yang berdiri tegak dihadapan pemimpin yang dzalim kemudian ia melakukan amar ma'ruf nahi munkar dan karena itu ia terbunuh. "&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Kenyataan yang kita hadapi adalah bahwa amal siyasi (aktivitas politik) dalam Islam merupakan bagian integral dari amal Islami. Oleh karena itu aktivitas politik yang dilakukan seorang muslim hendaknya selalu melekat (inheren) dengan aktivitas keislamannya. Maka kenyataan itu semakin memperjelas betapa pentingnya amal siyasi bagi setiap muslim dan setiap pergerakan islam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Untuk mencapai dan mewujudkan sistem tatanan politik yang baik, maka kita harus memobilisasi kekuatan politik ummat hingga membuahkan kemenangan politik. Dan kemenangan politik ini hanya bisa kita dapatkan salah satunya dengan melalui sebuah tahapan atau proses yang dinamakan Pemilu. Oleh karena itu marilah kita bekerja sama dalam amal siyasi dengan segala kekuatan yang kita miliki dari tingkat DPP hingga DPRa. Mulailah dari sekarang untuk merapatkan shaf (barisan), meluruskan niat, mempersiapkan aspek psikologis para kader dan massa pendukung berkaitan dengan konsekuensi logis bahwa kemenangan politik dalam mihwar siyasi ini tidak terlepas dari ujian Allah (sunnatullah) baik itu berupa kemenangan politik dengan menempatkan kader-kader dakwah di Parlemen serta Pemerintahan maupun berupa kekalahan politik dalam proses pemilu. Namun ketahuilah para pendukung keadilan, bahwa sesungguhnya kemenangan hakiki adalah ketika amal yang kita lakukan bernilai disisi Allah SWT (mendapat ridha Allah SWT) dan keyakinan seorang muslim bahwa Islam pasti menang, apakah dengan mendapatkan kehidupan yang mulia atau menemui kesyahidan di jalan-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Mewujudkan atau membentuk keshalihan individu (Syakhsiyatul Islamiyah)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Ketika sistem tatanan politik telah terwujud tentunya diperlukanindividu-individu atau masyarakat yang siap melaksanakan kebijakan-kebijakan politis yang dihasilkan. Sehingga pembentukkan keshalihan individu atau Syakhsiyatul Islamiyah adalah merupakan sebuah keharusan. Dua hal ini ibarat dua sisi mata uang, artinya kita tidak bisa meninggalkan satu sisi atau mewujudkan hanya sisi yang lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Bagaimana mungkin kita hanya mewujudkan sistem tatanan politik yang baik tanpa membentuk pribadi-pribadi yang siap melaksanakan kebijakan politis yang diambil, kita tidak ingin seperti yang terjadi di negara Sudan dimana ketika pada tatanan politik sudah terwujud namun masyarakat Sudan sendiri belum siap melaksanakannya sehingga kebijakan-kebijakan politis yang diambil menjadi kontra produktif bagi pemerintahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Pembentukan syakhsiyatul islamiyah tidak hanya pada tatanan pelaksana kebijakan saja tetapi juga pada tatanan pengambil kebijakan. Kita tidak ingin memiliki pemerintahan yang otoriter, korup dan lain sebagainya sehingga kebijakan yang diambil membawa dampak yang negatif dan menzhalimi rakyatnya. Kita menginginkan sebuah pemerintahan yang berkeadilan yang dapat menjadi rahmatan lil alamin tidak hanya bagi negeri ini melainkan di atas muka bumi ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Tentunya dari pembentukkan pribadi-pribadi yang islami ini diharapkan akan munculnya keluarga-keluarga yang islami, yang secara langsung akan membentuk bi'ah (lingkungan) yang islami, yang disatu sisi siap menjalankan kebijakan-kebijakan politis dan strategis dari pemerintah. Sedangkan disisi yang lain menjadi pengontrol kebijakan pemerintah, sehingga amar ma'ruf dan nahi munkar antara pengambil kebijakan (pemerintah) dengan pelaksana kebijakan (rakyat) dapat diwujudkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Jikalau kondisi ini dapat diwujudkan maka insya Allah kita termasuk ummat yang dijanjikan oleh Allah SWT dalam Alquran surat Ali Imran ayat 110 : " Kamu adalah ummat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar dan beriman kepada Allah … "&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Wallahua'lam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3025408429346280692-2186146078251689220?l=pks-paciran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-paciran.blogspot.com/feeds/2186146078251689220/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3025408429346280692&amp;postID=2186146078251689220&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default/2186146078251689220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default/2186146078251689220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-paciran.blogspot.com/2008/04/kemenangan-politik-merupakan-kemenangan.html' title='KEMENANGAN POLITIK MERUPAKAN KEMENANGAN DAKWAH'/><author><name>abananda//an.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02022451659149199879</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3025408429346280692.post-4245739298708707700</id><published>2008-04-21T18:32:00.000-07:00</published><updated>2008-04-21T18:35:57.790-07:00</updated><title type='text'>5 PEDOMAN UMAT ISLAM DI MASA DEPAN</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-weight: bold;"&gt;5 PEDOMAN UMAT ISLAM DI MASA DEPAN&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Lima hal mendasar untuk umat Islam ke depan, karena kita ketahui bersama hari-hari yang sedang kita hadapi adalah masa-masa yang sulit, Indonesia sedang di uji oleh ALLAH ,musibah demi musibah datang silih berganti, kecelakaan pesawat, kecelakaan kapal, kecelakaan kereta api, banjir, gempa,longsor dll. Tantangan Indonesia ke depan lebih berat dan kita sangat khawatir bahwa Indonesia “rahmatnya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;” &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;sudah mulai di cabut oleh ALLAH SWT sedikit demi sedikit, Lima hal mendasar itu adalah; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;1.   &lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Bagaimana kita membentuk pribadi yang islami atau islamisasi dalam diri kita, pribadi yang tawazun/seimbang, secara fisik sehat, cara berpikirnyanya baik, niatnya mulia, perasaan baik dan memiliki akhlaq yang terpuji sehingga terbentuklah pribadi yang sakhsiyatul islamiah (kepribadian yang Islami) yakni sosok muslim yang ideal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Bagaimana kita membangun rumah tangga yang islamiah, ada keluarga yang status ekonominya bagus tetapi pemahaman terhadap islam kurang sehingga dalam kehidupannya selalu merasa kekurangan dan tidak mendapat ketenangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Kita harus bertanggungjawab untuk memakmurkan mesjid sebagai tempat pembinaan terhadap masyarakat, mesjid harus memiliki program yang jelas selama minimal setahun sehingga pembinaan terhadap masyarakat bisa terarah dengan baik dan tetap sasaran, manajemen mesjid harus sudah mulai di perbaiki dan di kelola secara profesional dan sudah bukan jamannya kita ribut gara-gara tidak terpilih sebagai pengurus mesjid.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Kita harus terlibat aktif dalam dakwah,karena orang lain harus kita ajak untuk merasakan nikmatnya dakwah, nikmatnya Islam, dan yang terakhir kita harus menggalang solidaritas umat Islam, umat Islam harus menjadi suri taulandan bagi umat yang lain dan Islam harus menjadi pusat peradaban dunia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3025408429346280692-4245739298708707700?l=pks-paciran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-paciran.blogspot.com/feeds/4245739298708707700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3025408429346280692&amp;postID=4245739298708707700&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default/4245739298708707700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default/4245739298708707700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-paciran.blogspot.com/2008/04/5-pedoman-umat-islam-di-masa-depan.html' title='5 PEDOMAN UMAT ISLAM DI MASA DEPAN'/><author><name>abananda//an.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02022451659149199879</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3025408429346280692.post-7434843394615746617</id><published>2008-04-14T22:13:00.000-07:00</published><updated>2008-04-14T22:19:40.167-07:00</updated><title type='text'>ISLAM &amp; PERADABAN DUNIA</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;A. SIKAP KAUM MUSLIMIN SAAT INI TERHADAP BARAT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;1. APRIORI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Sikap sebagian kaum muslimin yang menolak mentah-mentah terhadap nilai-nilai Barat beserta konsekuensi-konsekuensinya, sehingga mereka mengisolasi diri dari dinamika modernisasi sama sekali. Dampaknya adalah mereka mengalami kemunduran &amp;amp; kejumudan serta keterasingan dalam kehidupan. Sikap ini tidak sesuai dengan Al-Qur’an &amp;amp; As-Sunnah (lih. QS Ali-Imran 190-191), HR Turmudzi (Ilmu itu milik kaum muslimin yang hilang, dimana saja ia dapatkan maka ia lebih berhak atasnya) &amp;amp; Sirah Nabi SAW serta Shahabat ra.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Sikap ini masih nampak pada sebagian kaum muslimin, seperti menolak mentah-mentah mempelajari ilmu pengetahuan yang berasal dari Barat, sarana teknologi dan segala sesuatu yang bersumber dari Barat adalah haram. Sikap ini terlihat seperti pada sikap menolak speaker di sebagian mesjid, tidak mau menterjemahkan khutbah saat shalat Jum’ah, dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;2. PERMISIF&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ini merupakan sikap yang dominan di masyarakat, sikap menyerah kalah, tunduk patuh &amp;amp; silau, sehingga menjiplak habis-habisan tanpa proses penyaringan lagi. Sikap ini diikuti dengan sikap memandang rendah terhadap semua yang berasal dan berbau Islam. Mereka menganggap hukum-hukum Islam telah ketinggalan jaman, mereka mengalami inferiority complex syndrome terhadap Islam. Sikap ini terutama dialami oleh sebagian kaum pemuda &amp;amp; kaum intelektual muda yang dididik dg pengetahuan Barat tanpa dibekali dengan kerangka berfikir yang Islami. Dampaknya adalah terjadinya kerusakan disegala bidang kehidupan (korupsi, kolusi, sex-bebas, ectassy, tawuran, dan sebagainya), akibat keringnya bidang-bidang tersebut dari orang-orang yang memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai Islam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;3. SELEKTIF&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Menerima &amp;amp; melaksanakan proses filterisasi kebudayaan Barat dengan paradigma berfikir Islami, mana yang sesuai dengan hukum dan nilai Islam diambil &amp;amp; mana yg bertentangan ditolak &amp;amp; dijauhi. Ini merupakan pemahaman yang benar dan dianut oleh para cendekia dan pemikir muslim mutakhir, sejak era kebangkitan Islam akhir-akhir ini, yg dipelopori oleh Rasyid Ridha (Mesir), Muhammad Iqbal (Palestina), Muhammad Abduh (Mesir), Abul A’la Maududi (Pakistan) &amp;amp; Hasan al-Banna (Mesir).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Menurut pemahaman ini bahwa ilmu pengetahuan yang bersumber dari Barat banyak yang bermanfaat, asal dibingkai dengan nilai-nilai Islami, karena ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut asalnya dipelajari ilmuwan Barat dari kaum muslimin juga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;B. PENGARUH PERADABAN ISLAM THD PERADABAN BARAT &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;1. BIDANG IPTEK&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kedokteran :      Kitab Ibnu Sina, al-Qanun (abad-12) &amp;amp; Al-Hawi (ar-Razi) menjadi sumber      pengetahuan kedokteran di Barat sampai abad ke-16. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Menurut Gustave      Le Bon (sejarawan Perancis) bahwa ahli-ahli Barat seperti Roger Bacon,      Leonardo da Vinci, Albertus Magnus, dan lain-lain, dibesarkan dalam era      keemasan perpustakaan pengetahuan Islam &amp;amp; Arab. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Paus Gerbert      (bergelar Sylvestre-II) mengajar ilmu-ilmu alam pada tahun 1552-1562 yang      kesemuanya dipelajarinya di Universitas Islam Andalusia di Spanyol. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Gherardo &amp;amp;      Cremona, 2 orang ahli astronomi Italia yang menerjemahkan buku ilmu      astronomi dari kitab as-Syarh karangan Jabir ibnu Hayyan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Raja      Friederich-II dari Perancis meminta putra-putra Ibnu Rusyd (menurut ejaan      Barat dibaca : Averoes) untuk tinggal di istananya, mengajarinya ilmu Botani      &amp;amp; Zoologi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Apotik &amp;amp;      ilmu Kedokteran, Kimia &amp;amp; Botani Islam sebelum abad ke-15 sudah sangat      maju dibandingkan Barat, ilmuwan Islam telah menemukan 2000 jenis tanaman      Thriflorida untuk obat-obatan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;2. BIDANG SASTRA&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Opera      “Peringatan akan akibat” karangan Shakespeare, diilhami dari kisah Alfu      lailah wa lailah dari masa keemasan Islam. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Cerpen karangan      sastrawan Perancis Lasange banyak mengambil inspirasi dari kitah Natan      al-Hakim. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Sajak Divina      Commedia karangan Dante Alghieri mengambil dari kitab Risalatul-Ghufran      (karangan al-Ma’ariy) &amp;amp; Washful Jannah (karangan Ibnu Arabi). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Cerita Gulliver      (karangan Schwift) diilhami oleh Alfu lailah wa lailah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Cerita Robinson      Crusoe (karangan Defoe) diilhami dari kitab ar-Risalah (karangan Hayy bin      Yaqzhan yang dikenal dengan gelar Ibnu Thufail). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;3. BIDANG-BIDANG LAINNYA&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Menurut      sejarawan &amp;amp; orientalis Perancis, Sedillot, bahw aUU Sipil Perancis      pada masa Napoleon Bonaparte diilhami dari kitab al-Khalil (salah satu      kitab Fiqh Maliki). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Dalam aspek      bahasa, banyak kata-kata dalam bahasa Barat yang mengambil dari bahasa      Arab, seperti : Cotton (dari Quthn), Syrup (dari Syarab), Lemon (dari      Laymun), bahkan nama-nama ilmuwan Islam seperti : Avecina (dari Ibnu      Sina), Averoes (dari Ibnu Rusyd), Albategnius (dari Al-Baththani), Ibn      Yunis (dari Ibnu Yunus), dll. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;C. PERBANDINGAN PERADABAN ISLAM &amp;amp; BARAT DI ABAD PERTENGAHAN&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;1. SEBAGIAN SISI GELAP PERADABAN BARAT&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Terjadinya      pengadilan terhadap “Tikus” di pengadilan Autunne di Perancis abad ke-15,      karena tikus dianggap “bersalah” telah memakan tanaman gandum. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Pengadilan &amp;amp;      hukuman mati yang dijatuhkan terhadap “Kucing” abad ke-15 di Inggris ,      dikarenakan diduga telah membantu para “tukang Sihir” dalam melakukan      kejahatannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Pengadilan      terhadap “Ayam yang bertelur” di pengadilan Palle, Swiss abad ke-14. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Pengadilan &amp;amp;      pembunuhan besar-besaran kepada para ilmuwan seperti Nicholas Copernicus      &amp;amp; Galileo Galilei karena mengemukakan teori Heliosentris, sementara      teori yg berlaku saat itu adalah Geosentris (teori Claudius Ptolemeus).      Tycho Brahe (seorang ilmuwan German) bahkan kehilangan sebelah telinganya      karena berani menyatakan bahwa Venus memiliki fase-fase seperti bulan,      dll. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kesemuanya ini      terjadi sehingga pada masa tersebut di Barat dikenal dengan nama “the Dark      Ages”. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;2. MUTIARA PERADABAN ISLAM&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Keadilan Islam      pada binatang (lawan dari kondisi di Barat di atas), pada masa Khalifah      Umar bin Abdul ‘Aziz (sekitar tahun 800 M) sudah dibuat al-Marjul Akhdhar      (badan sosial yang dibentuk untuk merawat binatang yang sakit &amp;amp; tua,      seperti Kucing, Kuda, dll), sebelum dunia terkagum-kagum pada kelompok      Greenpeace. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Bahkan ada      hadits-hadits tertentu yang memerintahkan untuk berbuat adil pada      binatang, seperti hadits yang diriwayatkan oleh Syaddad bin Aus ra, bahwa      Rasulullah SAW bersabda : &lt;i&gt;“Sesungguhnya Allah memerintahkan berbuat      ihsan kepada segala sesuatu, maka apabila kamu menyembelih binatang maka      sembelihlah dengan baik, yaitu dengan menajamkan pisaunya &amp;amp;      menenangkan hewan itu.”&lt;/i&gt; (HR Bukhari &amp;amp; Muslim). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Hal ini      menunjukkan bahwa jika saat ini ummat Islam terbelakang adalah karena      kesalahan &amp;amp; kebodohan ummat itu sendiri, bukan karena Islamnya yang      tidak sesuai dengan perkembangan modernisasi, telah kita lihat bahwa Barat      mempelajari pengetahuan modern dari ummat Islam. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;D. BAHAYA PERADABAN BARAT MODERN&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;DR. Yusuf al-Qardhawi dalam bukunya Islam Peradaban Masa Depan (Pustaka al-Kautsar, Jakarta, 1996) menjelaskan beberapa sisi lemah peradaban Barat yang harus diwaspadai oleh kaum muslimin saat kaum muslimin berinteraksi dan mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi dari Barat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;1. DEKADENSI MORAL&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Permisifisme (paham serba boleh) merupakan pangkal dari kerusakan moral dan akhlaq ummat manusia saat ini, sehingga perlu diwaspadai dan ditangkal. Kehidupan yang individualistik dan bebas tanpa batas, sehingga menabrak aturan-aturan Islam serta tidak lagi memperhatikan halal dan haram telah menimbulkan akumulasi kerusakan yang belum pernah dialami sepanjang sejarah ummat manusia. Berbagai masalah psikososial bermunculan seperti depresi, stress, drop-out, terlibat pemakaian obat terlarang dan minuman keras, kehamilan pra-nikah, kekejaman fisik, tidak betah di rumah, tidak ingin diatur dan yang paling memprihatinkan adalah berbagai penyakit seksual seperti siphilis serta HIV/AIDS [1].&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;WHO memperkirakan di seluruh dunia setiap hari jumlah infeksi baru bertambah 8.500 orang, 1000 diantaranya bayi dan anak-anak. Dan saat ini tidak ada sebuah negara pun yang benar-benar terbebas dari HIV/AIDS. Di Indonesia menurut WHO diperkirakan pada th 1997 sudah mencapai 35.000 - 50.000 orang [2], sementara menurut Komisi Penanggulangan AIDS nasional dan beberapa lembaga di UI diperkirakan sudah mencapai 40.000 - 100.000 orang yang terinfeksi AIDS [3].&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;2. KERETAKAN KELUARGA&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;No Child Double      Income yaitu suatu ajaran dari materialisme yang menolak untuk memiliki      anak berdasarkan banyak investasi yang harus dikeluarkan, artinya jika      tidak punya anak maka pendapatan akan bisa dinikmati sepuasnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Children without      Parents/broken home, yaitu fenomena anak-anak yang tidak mendapatkan perhatian      dari orangtuanya, sehingga mencari perhatian dengan menghambur-hamburkan      uang, narkoba, tawuran, sex bebas, dan sebagainya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Suami menuntut      mantan istri dan sebaliknya. Fenomena kerusakan institusi keluarga di      Barat sudah sedemikian parahnya, sehingga terjadinya saling tuntut antara      suami istri yang bercerai (misalnya: kasus Jane Seymour, Jane Fonda, Kim      Bassinger, Susan dan Joane Collins, perancang busana Mary Mc Vaden, dan      bahkan diantara ”suami-istri” lesbian Martina Navratilova dengan “pasangannya”).      &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ibu Sewaan. Hal      lain yang mengerikan dari peradaban Barat yang sedang “sakit parah” adalah      berkembangnya lembaga yang menyewakan “rahim” untuk menampung hasil      pembuahan dari pasangan yang ingin punya anak, tapi “malas” mengandungnya.      Menurut penelitian antara 1976-1986 ada 600 bayi yang dilahirkan melalui      tabung dan wanita sewaan, diperkirakan masa datang “pusat penetasan” ini      semakin berkembang karena 15% pasangan suami istri Amerika tidak subur dan      mandul. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Keluarga      sejenis. Salah satu rekomendasi keputusan dari Konferensi Modern      Kependudukan dan Demografi Dunia di Kairo, adalah agar negara dunia      khususnya negara berkembang mendorong “hak” para pasangan dari 1 jenis      kelamin untuk “menikah” sebagaimana hak manusia lainnya. dan Berkembangnya      “keluarga” 1 jenis kelamin ini jelas menentang fitrah manusia yang sehat      dan menimbulkan sakit, baik fisik (diantaranya AIDS) maupun mental      (abnormal) dan secara jelas ditentang dan diharamkan oleh Islam sampai      akhir zaman (QS 26/165-166). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;E. GERAKAN PEMBANGKANGAN TERHADAP MATERIALISME DI BARAT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Hippies dan      Vegabond. Akibat kehausan spiritual dan materialisme konsumtif masyarakat      Barat maka memunculkan gerakan pemberontakan terutama dikalangan kaum muda      dengan pelarian kepada minuman keras, obat-obatan terlarang dan seks.      Mereka ingin menghentikan kemajuan IPTEK yang harus dibayar dengan social      cost yang sangat besar dan telah mengorbankan nilai-nilai fundamental      kemanusiaan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Fenomena      Suicide, depressi. Majalah Times dalam judul Bunuh Diri di Kalangan Remaja      AS. Pada tahun 1985 telah terjadi peningkatan bunuh diri 60 orang dari      kalangan remaja dan 60 orang dikalangan orangtua dari setiap 100 ribu      orang AS. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kriminalitas dan      ketakutan. Beberapa laporan tentang kondisi moralitas masyarakat Barat di      AS saat ini antara lain sebagai berikut [1] : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;ul type="circle"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Empat       dari 10 penduduk AS merasa terancam pembunuhan, pemerkosaan dan       penodongan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Sejumlah       52% dari masyarakat kota merasa terancam dan mempersenjatai diri.       Sembilan dari 10 masyarakat AS mengunci pintu rumah mereka dengan kunci       ekstra dan mengenali setiap tamu yang datang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Tujuh       dari 10 masyarakat AS menutup jendela mobil ketika mengendarainya dan 6       dari 10 mereka menelpon ke rumah famili yang baru saja mengunjungi mereka       untuk mengetahui keselamatan mereka. Mereka mendukung pemberian wewenang       yang lebih pada polisi untuk melakukan tindakan yang lebih keras terhadap       orang yang dicurigai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Bahkan       2 dari 3 orang menuntut diberlakukannya hukuman mati bagi penjahat dengan       kekerasan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;F. PERINGATAN ILMUWAN BARAT MODERN&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: times new roman;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Alexis Carrel menyatakan      dalam bukunya Man the Unknown [2] : Peradaban modern ini tidak sesuai      dengan kita, karena ia dibentuk dengan tidak mengenal tabiat kita yang      sebenarnya. Meskipun ia diciptakan dengan jerih payah kita, namun ia tidak      cocok dengan ukuran dan kondisi kita. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Renan Dupont      dalam bukunya So Human an Animal menyatakan : Setiap ilmuwan mencemaskan      generasi yang lahir dalam lingkungan sosial yang buruk dan tak      terkendalikan yang telah kita ciptakan sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;John Dewey      menyatakan : Peradaban yang membiarkan ilmu pengetahuan menghancurkan      moral masyarakatnya adalah peradaban yang menghancurkan dirinya sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Arnold Toynbee      menyatakan : Peradaban ini telah mengelabui mereka dan menjual nyawa      mereka dengan diganti oleh bioskop dan radio. Ini adalah pemiskinan rohani      yang dilukiskan Plato sebagai masyarakat Babi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Roger Geraudy      dengan lebih keras menyatakan : Mereka (Barat) bekerja keras menanamkan      ide tentang “bom demografi” kepada negara Ketiga yang tahun 2010 nanti tak      akan sanggup dipikul oleh sumber alam dunia, sementara PBB melaporkan      bahwa 84,7% sumber alam dunia dikonsumsi oleh negara kaya yang hanya 1/5      penduduk dunia dan hanya 1,4% yang dikuasai 4/5 penduduk dunia yang      miskin. Seolah-olah mereka mau berkata kepada negara berkembang : Mulai      sekarang kalian harus secara ketat membatasi kelahiran, agar kami dapat      terus merampok dan memeras sumber alam kalian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3025408429346280692-7434843394615746617?l=pks-paciran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-paciran.blogspot.com/feeds/7434843394615746617/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3025408429346280692&amp;postID=7434843394615746617&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default/7434843394615746617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default/7434843394615746617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-paciran.blogspot.com/2008/04/islam-peradaban-dunia.html' title='ISLAM &amp; PERADABAN DUNIA'/><author><name>abananda//an.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02022451659149199879</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3025408429346280692.post-4931543770659954784</id><published>2008-04-14T21:37:00.000-07:00</published><updated>2008-04-14T21:43:29.420-07:00</updated><title type='text'>MEMBANGUN KEMANDIRIAN UMAT</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Apabila kita merenungkan kondisi umat saat ini, khususnya umat Islam &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, banyak fenomena yang membuat hati kita menjadi miris karenanya. Dengan dikaruniai kekayaan alam yang berlimpah, kondisi perekonomian bangsa masih saja berada pada posisi yang tidak menggembirakan. Krisis BBM bahkan terjadi di negara yang termasuk anggota tua dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) ini. Juga di negara yang sebagian besar penduduknya bekerja di bidang pertanian ini, di tengah-tengah stabilnya produksi beras dalam negeri, bergulir isu “impor beras” yang nota bene akan membuat para petani semakin sulit untuk bernafas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Memang banyak faktor yang melatarbelakangi terjadinya fenomena seperti disebutkan di atas, namun ada satu poin penting yang dapat disimpulkan, yakni, umat ini masih belum mandiri, umat ini masih senang mencari penyelesaian instan dengan bergantung kepada pihak lain. Lihat saja, ketika kita mencari tahu siapa yang melakukan eksplorasi terhadap kekayaan migas kita, tentu kita akan menemukan nama-nama perusahaan seperti Exxon Mobil, Total, Vico, Schlumberger, atau Inpex mendominasi. Peran BUMN seperti Pertamina nampaknya masih terbatas pada teknologi penyulingan serta pendistribusian produk. Juga dalam menangani krisis moneter yang membawa pada krisis ekonomi bangsa, para pengambil kebijakan di negeri ini masih ragu atau takut untuk keluar dari tekanan IMF. Padahal,kita sudah melihat contoh dari &lt;st1:country-region st="on"&gt;Korea&lt;/st1:country-region&gt; dan &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Brazil&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, yang dengan kepercayaan diri mereka dapat keluar dari krisis, tanpa terlalu manut pada instruksi dari IMF.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Menyedihkan. Negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia ini belum memiliki tekad dan mental kuat untuk mandiri dalam mengurusi bangsanya. Padahal, sesungguhnya kemandirian itu sendiri merupakan salah satu ciri umat Islam. Allah SWT telah mengajarkan kepada kita, bahwa hanya kepada Allah sajalah seorang Muslim itu bergantung. “Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu” (Q.S. Al-Ikhlas: 2)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Membuat Umat Mandiri &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Setidaknya ada beberapa sikap mental penting yang harus kita miliki dalam rangka menumbuhkan kemandirian di dalam tubuh umat. Diantaranya adalah dengan menghilangkan mental ketergantungan kepada pihak lain, menghilangkan jiwa pengecut dan juga malas dari dalam diri kita. Islam sangat menghargai orang yang tekun bekerja dan tidak mudah bergantung pada pemberian orang lain, seperti yang termaktub dalam hadits shahih berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Seseorang yang membawa tambang lalu pergi mencari dan mengumpulkan kayu bakar lantas dibawanya ke pasar untuk dijual dan uangnya digunakan untuk mencukupi kebutuhan dan nafkah dirinya, maka itu lebih baik dari seseorang yang meminta-minta kepada orang yang terkadang diberi dan kadang ditolak (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Dalam generasi sahabat juga terdapat contoh mengagumkan mengenai sikap menghilangkan ketergantungan ini. Ketika kaum muslimin hijrah dari Mekah ke Madinah, mereka dihadaokan pada masalah air bersih. Sedangkan di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; terdapat sebuah sumur, namun sumur tersebut dikuasai oleh seorang Yahudi, dan ia memperdagangkannya. Rasulullah saat itu sangat berharap dari golongan kaum muslimin ada yang mau membeli sumur tersebut. Rasulullah tidak menghendaki apabila air bersih, yang merupakan kebutuhan hidup umat, dimonopoli oleh seorang Yahudi. Dan ketika itu sahabat Utsman bin Affan r.a. membeli separuh sumur tersebut, dengan sehari untuknya dan sehari untuk orang Yahudi tersebut. Sehingga dikisahkan bahwa kaum muslimin dapat memanfaatkan air sepuas mereka pada giliran Utsman mengambil haknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Tentu untuk mencoba melepaskan diri dari ketergantungan orang lain ini diperlukan upaya yang keras. Karena sangat mungkin akan datang tantangan dari luar berupa tekanan pihak asing yang selama ini kita bergantung kepada mereka, atau juga tantangan dari dalam tubuh kita sendiri, berupa munculnya rasa malas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Untuk mengatasi tantangan dari luar, Allah SWT telah memerintahkan kita untuk tidak bersikap lemah. Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. (Q.S. Ali-Imran: 139)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Sedangkan untuk mengatasi rasa malas ini, Rasulullah SAW telah mengajarkan kepada kita untuk selalu berdoa meminta perlindungan kepada Allah SWT untuk mengatasi rasa malas ini. Oleh karena itu, untuk mengatasi berbagai masalah yang melanda umat saat ini, sudah saatnyalah kita berupaya keras dengan kekuatan sendiri, dan tidak terlalu mengandalkan ketergantungan dari pihak asing.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Kepada para pengusaha dan pengatur kebijakan pangan, batalkanlah rencana untuk mengimpor beras, karena sesungguhnya data di lapangan menunjukkan terjadi surplus cadangan beras 1,6 juta ton tahun ini. Belilah beras yang dihasilkan dari keringat para petani bangsa kita untuk memenuhi cadangan beras.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Kepada para ilmuwan, teknokrat, dan kaum akademisi, jangan pernah letih untuk berpikir dan berkarya untuk dapat menguasai teknologi, dalam rangka mengolah sendiri kekayaan alam yang Allah karuniakan kepada bangsa kita. Mari kita manfaatkan sumber energi alternatif, seperti misalnya energi matahari yang menyinari negeri kita dengan melimpah sepanjang tahun, untuk mengatasi krisis energi di tanah air..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Kepada seluruh kaum muslimin &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, mari kita tegakkan benar-benar rukun Islam yang ketiga, yaitu zakat. Tunaikanlah zakat, kelolalah dananya dengan profesional. Sesungguhnya, potensi zakat kaum muslimin &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yang besarnya senilai dengan 19 trilyun rupiah per tahun, benar-benar dapat menjadi pilar penopang kekuatan ekonomi rakyat, apabila dikelola dengan profesional.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;InsyaAllah kita memiliki potensi yang besar untuk bisa menjadi umat yang mandiri. InsyaAllah dengan upaya keras dari dalam diri kita, disertai izin dari Allah SWT, kita dapat menjadi umat yang mandiri. Karena, Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. (Q.S. Ar-Rad: 11)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3025408429346280692-4931543770659954784?l=pks-paciran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default/4931543770659954784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3025408429346280692/posts/default/4931543770659954784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-paciran.blogspot.com/2008/04/membangun-kemandirian-umat.html' title='MEMBANGUN KEMANDIRIAN UMAT'/><author><name>abananda//an.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02022451659149199879</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry></feed>
